Zurich dan Jenewa Tetap Menjadi Dua Kota Termahal, Siap Travelling Kesana?

Zurich, suatu kota dimana ada lebih dari 100 galeri seni, museum-museum yang terkenal, dan arsitek ruang belajar dunia.

Zurich tidak jarang mendapat julukan “Portal mengarah ke Alpen” sebab lokasinya yang dekat dengan penginapan turis di Alpen Swiss dan pemandangan pegunungan. Zurich pun adalahkota dengan bandara internasional terbesar dan tersibuk di negara tersebut, urusan ini menciptakan kota ini menjadi lokasi kesatu yang disinggahi turis begitu hingga di Switzerland.

Jenewa adalah kota terpadat kedua di Swiss.

Tahun 1919, kota yang sempat menjadi tuan rumah liga dunia zaman dahulu ini juga punya tempat di Eropa, khususnya di Jenewa. Kota ini pun adalahrumah untuk banyak organisasi internasional dan lokasi di mana Konvensi Jenewa ditandatangani. Jenewa mempunyai begitu tidak sedikit tempat yang estetis untuk dijelajah, sebab lokasinya yang sedang di tepi telaga terbesar di Eropa Barat dengan pemandangan Mont-Blanc, yang adalahpuncak tertinggi di Eropa.

Zurich dan Jenewa tetap menjadi dua kota termahal di dunia, menurut keterangan dari sebuah riset yang diterbitkan Selasa oleh bank Swiss UBS, di depan Oslo, Kopenhagen dan New York, Paris peringkat ke-12.

Dengan mempertimbangkan harga sewa, ibu kota Prancis pulang berada di posisi ke-7, di belakang Tokyo dan London, menurut keterangan dari penelitian ini mengenai harga dan upah yang membandingkan ongkos hidup di 77 kota besar.

Namun, peringkat berubah tajam setelah ditetapkan dalam urusan daya beli, Los Angeles memimpin, di depan Zurich, Miami, Jenewa dan Luksemburg, warga kota bioskop California dengan daya beli 23,9% lebih dari warga New York sesudah variabel tingkat upah terintegrasi, sudah mengukur ekonom UBS. Pada tolok ukur ini, Paris peringkat ke-33.

Studi ini, kesatu kali diterbitkan pada tahun 1971, melacak ongkos hidup di suatu panel kota-kota besar, meninjau sekeranjang barang dan jasa dikomparasikan dengan rata-rata upah dari 15 kegiatan yang mewakili angkatan kerja. . Untuk mempermudah perbandingan, harga dikonversi ke dolar.

Untuk edisi ke-17 ini, bank sudah melipatgandakan studi kasus, mengecek antara beda berapa ongkos kopi dari satu kota ke kota lain, harga produk kesayangan milenium, atau perubahan daya beli di London. dikomparasikan dengan ibukota Eropa lainnya dua tahun segera setelah pengambilan suara di Brexit.

Di antara studi permasalahan ini, semua ekonom UBS memakai data ini, yang diterbitkan dalam bentuk digital, guna memperkirakan ongkos akhir pekan dua hari di Moskow dan St. Petersburg di Piala Dunia.

Penggemar sepak bola mesti menguras rata-rata $ 268,25 guna dua malam di hotel yang bagus di Moskow pusat, lebih dari dua kali lipat di St. Petersburg ($ 129,30).

Makan cepat sebelum pertandingan bakal menelan ongkos sekitar $ 1 lagi di St. Petersburg. Perjalanan pulang dengan metro ke stadion lantas akan menghabiskan ongkos sekitar 1,93 dolar di Moskow, melawan 1,54 di Saint Petersburg.

Termasuk ongkos transit bandara, tiket guna pertandingan dan makan, bermukim di website (tidak tergolong tiket pesawat, ongkos visa dan pengeluaran individu lainnya) bakal dikenakan ongkos rata-rata $ 533,06 di Moskow, Itu 35% lebih dari di St. Petersburg ($ 394.48), menurut keterangan dari perhitungan mereka.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*